Senin, 30 September 2013

Kamu kah itu, Senja ?

Untuk kamu yang setiap hari ku nanti dalam terik senja.
Sering kali aku termenung, menunggu sebuah kepastian dan jawaban. Sedangkan kepastian dan jawaban itu adalah kamu, yang selama ini menghilang tak berbekas tanpa tahu pasti kapan akan kembali. Hanya untuk kamu ketahui, walaupun kamu menghilang tak berbekas, tapi kamu masih belum hilang dari syaraf-syarafku. Ah, bukan! Tepatnya tak akan hilang dari syaraf-syaraf ini.

Setiap sore datang, aku hanya mampu menunggumu di depan teras berteman cahaya sejuk senja di ufuk sana. Mengharapkan sebuah cerita manis dengan kedatanganmu, terpekik bahagia saat melihat kamu perlahan membuka pagar dan menghampiriku.

Senja tak akan pernah berhenti untuk membuat bumi tetap tersenyum
Cahaya jingganya tak akan pernah hilang, selalu memabukkan
Tak akan pernah pudar seperti sebuah perasaan yang tetap ditanam
Dan tak akan ada cerita usai dibalik cahaya senja


Sabtu, 21 September 2013

Bertahankah atau berlarikah?

Semua bermula begitu saja tanpa keinginan yang pasti dari dalam diriku sendiri. Merambat sebagai cerita pahit yang tak ada habisnya. Begitu menyesakkan dan masih belum menjadi sebuah kenikmatan yang pasti. Tak mau pergi apalagi bertahan. Lalu apa?

Sampai saat ini aku masih belum tahu. Bertahankah atau berlarikah? Apakah jawaban itu berada di kamu?
Sebenarnya sudah lama semua perasaan yang tak pasti ini mulai memenuhi setiap sudut dalam hati dan tak pernah terabaikan di setiap inci sel syaraf yang ada. Aku tak mau menyesali semua kerinduan yang kamu ciptakan. Membuatku bertekuk lutut pada perasaan dan hal yang tak pasti. Membuatku menutup mata akan orang lain selain kamu, yang mampu membuatku tetap ada untuk memandangmu. Jadi apakah benar ternyata aku masih bertahan dan bukan berdiri?

Mungkin semua ini bermula dari sebuah kebiasaan yang tak kunjung habis. Kebiasaan itu semakin lama malah semakin bertambah. Sayangnya kebiasaan juga masih tak mampu untuk mengubah garis cerita yang ada. Jadi apa yang harus ku perbuat? Tetap memandang kearahmu tapi tetap tak mampu untuk mendekat?
Dalam setiap cerita selalu ada pertanda. Aku masih percaya akan hal itu. Dan apakah pertanda itu ada untuk aku atau mungkin untuk kita?

Apa mungkin aku terbilang tolol untuk ukuran manusia sedewasa ini? Dewasa atau tidak sepertinya bukan takaran untuk seseorang agar tak dikatakan tolol karena sebuah perasaan. Rasa seperti ini memang akan membuat orang menjadi aneh. Tidak bahagia tapi juga tidak ada rasa sedih. Kemudian apa?

“Jika memang kamu yakin. Bertahanlah!”

“Keinginanmu tak jauh berbeda denganku.”

“Lalu apa yang membuatmu tetap limbung?”

“Aku masih belum begitu yakin. Aku takut pada akhirnya harapanku tak akan terwujud.”

“Aku hanya tak ingin kecewa. Aku takut untuk menumbuhkan perasaan ini lagi. Takut akan lebih menyakitkan jika pada akhirnya semua akan berakhir,”lanjutku.

“Semua keputusan baik atau buruk selalu ada resikonya. Ada baiknya kamu memutuskan untuk bertahan atau berhenti.”

“Sepertinya aku akan memilih untuk bertahan. Tapi hanya bertahan. Aku tak akan bergerak untuk mengejarnya. Tapi juga tak berlari untuk menjauhinya. Biarkan cerita ini mengalir dengan sendirinya.” 

Rabu, 11 September 2013

MEDKOMINFO :)

Hai! Gak kerasa ternyata sudah hampir sebulan gak nge-blog. Berbagai macam kesibukan memaksa saya untuk meninggalkan rutinitas ini untuk sementara. Beginilah kalau sudah jadi orang sibuk atau mungkin sok sibuk?

Setelah bergabung di EBC (EEPIS Badminton Community) saya mencari kesibukan baru dengan bergabung di HIMA TELKOM (Himpunan Mahasiswa Telekomunikasi) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Terlalu panjang nama kampusnya?


Tetua tercinta :D

Adik kecil MEDKOMINFO :D

Tebak siapa yg paling kece?


Agung - Galuh -___-

*abaikan*

Welcome Party Himpunan :)

Tetua MEDKOMINFO :D


Bergabung dengan Departemen Media Komunikasi dan Informasi (MEDKOMINFO) membuat saya semakin menjadi manusia yang begitu menikmati hidup. Semua kegilaan sepertinya ada disini. Mulai dari kegialaan A sampai dengan Z. Dan tentunya, membuat saya terlihat lebih muda dibanding yang lainnya. Walau sebenarnya saya masih tergolong muda.

Sekian dan Terima Kasih :)