Laman

Minggu, 06 September 2015

Gradasi Biru Langit dan Pantai Kedung Tumpang

“Travel is the only thing you buy that makes you richer.” – Anonymous

Saya sangat setuju dengan quote di atas. Traveling, touring, ataupun backpacker menurut saya tak membuat seseorang menjadi miskin. Tapi malah membuat seseorang menjadi kaya. Sebab pengalaman tak pernah bisa dibeli dengan uang. Kedamaian melihat lukisan Tuhan indah tiada duanya. Lekukan bukit, rimbunnya pepohonan, ombak laut yang bergulung-gulung tak akan pernah bisa dibeli apalagi dibuat oleh manusia.

Desember 2014 kemarin, saya berkesempatan touring ke Pacitan. Baca di sini. Target saya setelah melakukan touring itu, saya ingin kembali ke Pacitan di tahun 2015 sebab saya belum meng-explore Pacitan secara keseluruhan. Tak bermain air laut rasanya tak lengkap. Dan alhamdulillah, Mei 2015 saya kembali lagi ke Pacitan. Lalu, 3 bulan setelah itu saya pun punya keinginan lagi buat melakukan perjalanan. Kali ini saya memilih Tulungagung sebagai tujuan perjalanan selanjutnya.

Saya tak sendiri. Maunya, saya bergabung dengan teman-teman di kelas lain untuk berlibur. Bareng sama cewek cowok kelas lain. Tapi karena sesuatu hal, akhirnya berangkat cuma berempat dan cewek-cewek semua. Oke, bukan masalah. Sebelumnya kami juga sudah memikirkan bagaimana kalau nemu case-case terburuk. Misal, kita gak dapet tumpangan ke pantai. So, harus jalan kaki (?). Tapi alhamdulillah ternyata ada temennya temen yang lagi touring juga dan akhirnya kami gabung sama mereka.


Senin, 10 Agustus 2015

EduGreen HGC Surabaya ft KKN TEMATIK UNAIR


Hai. Jumpa lagi sama saya. Ternyata lama juga gak nulis dengan alasan berbagai kesibukan road to mahasiswa tingkat akhir. Curhat dikit ya, kemarin saya baru kelar Sidang Proposal Proyek Akhir dan Sidang Kerja Praktek. Alhamdulillah 2 sidang itu udah saya lampaui. Setelah ini masih ada 2 sidang lagi yang harus saya lakoni. Inysa Allah nanti ada Sidang Progress dan Sidang Akhir. Do’akan prosesnya bisa saya lalui dengan baik dan September 2016 saya bisa wisuda, ya. Aamiin.

Cewek-cewek hore waktu Sidang Kerja Praktek
Partner Tugas Akhir
Selain disibukkan dengan kegiatan kuliah, kemarin saya juga masih sibuk bareng HIMA TELKOM atau Himpunan Mahasiswa Telekomunikasi. Alhamdulillah sekarang udah lengger. Rasanya lega tapi juga sedih karena gak bisa menjalankan amanah dengan baik. Jadi sekarang kesibukan saya selain kuliah masih ada satu lagi. Saya masih aktif di komunitas hijau yang udah saya ikuti kurang lebih 1 tahun yang lalu. Pasti udah pada tau, komunitas itu gak lain dan gak bukan adalah HiLo Green Community Surabaya.

Rabu, 01 Juli 2015

Ngabuburit Hijau - HGC Surabaya

Dewasa ini, kesadaran masyarakat akan lingkungan semakin menipis. Banyak diantara mereka yang masih membuat sampah tidak pada tempatnya, membuang sampah sembarangan di sungai atau tempat umum, pun kerap kali menggunakan plastic bag. Padahal hal sekecil itu jika dilakukan apalagi secara terus-menerus dapat membuat bumi kita semakin menangis. Layu karena tak diurus dan disayangi oleh penghuninya.

Sehingga, kita sebagai muda-mudi harapan Indonesia harus memiliki aksi yang nyata untuk menyelamatkan lingkungan. Aksi nyata tersebut tidak harus berupa aksi nyata yang besar-besaran. Tapi dapat kita mulai dengan hal kecil terlebih dahulu. Jika dilakukan terus-menerus akan menjadi kebiasaan dan tentunya berdampak positif untuk bumi tercinta, bukan? Selain gerakan-gerakan itu pula juga perlu dilakukan edukasi ke setiap lapisan masyarakat. Karena ilmu akan lebih bermanfaat jika dibagi ke sesama.

Maka berangkat dari situ terbentuklah Hilo Green Community Surabaya yang memiliki visi dan misi yang sama untuk proses awal menyelamatkan lingkungan. FYI, Hilo Green Community atau HGC ini sudah menjamur di Indonesia. Tidak hanya ada di Surabaya tetapi juga ada di 17 kota lain di Indonesia. Seru bukan? 

Senin, 08 Juni 2015

Ranger Hijau

Alam adalah bagian dari manusia. Pun manusia adalah bagian dari alam. Keduanya saling berkaitan. Keduanya saling membutuhkan. Jika mereka tak berdampingan, pasti tak akan bisa menjalani kehidupan yang telah dianugerahkan Tuhan.

Berangkat dari situ, kumpulan muda-mudi yang mayoritas menetap di Surabaya ikut bergabung dengan Hilo Green Community Surabaya yang dinaungi oleh Nutrifood. Sekumpulan orang yang membentuk komunitas peduli lingkungan itu merencanakan berbagai program kerja yang dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk pelaku-pelakunya tetapi juga untuk lingkungan. Sekecil apapun gerakan itu, jika dilakukan terus menerus pasti akan menuai manfaat. Salah satu program kerja yang dilaksanakan HGC (Hilo Green Community) ini adalah Panti Binaan yang dilaksanakan bersama Panti Asuhan Aisyiyah II, Jambangan.

Program kerja yang dipegang Fikri (mahasiswa semester 6 Sistem Perkapalan, ITS) ini direncanakan berjalan selama 3 bulan. Untuk pelaksanaannya dilakukan setiap 2 minggu sekali. Kegiatannya bermacam-macam dan tempatnya pun tak melulu di Panti Asuhan. Perkenalan, Vertical Garden, Tanam Mangrove, Group Discussion, Post Test, dan Closing Ceremony di Kebun Binatang Surabaya sekaligus edukasi adalah silabus Panti Binaan ini.


Jumat, 22 Mei 2015

Ajakku Melantunkan Lagu Lagi

Dokumentasi Pribadi
Serasa baru kemarin aku melihatmu di salah satu sisi sebuah cafe. Menikmati secangkir cappucinno panas yang masih setia mengepulkan asap. Menghangatkan ruangan, menghangatkan tubuh, dan menghangatkan perasaan. Lalu kamu tersenyum dibalik kacamata hitam yang kamu kenakan setelah kamu menyesap minuman favorit jutaan umat itu. Senyum yang menyebabkan candu pada yang melihatmu.

Lalu kita mengenal satu sama lain. Uraian cerita masing-masing diantara keduanya melengkapi kekurangan yang ada. Membuat candu dan ingin menambah dan terus menambah. Entah apa yang kamu masukkan dalam kopiku ketika kita menghabiskan sore bersama di sudut cafĂ©. Yang membuatku tertagih denganmu.