Laman

Tampilkan postingan dengan label Holiday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Holiday. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2016

Mencipta Mimpi di SDN 1 Ngepung, Nganjuk

"We live not to do everything. We live to do something and make it amazing.”



Tak perlu melakukan segala hal untuk mengubah keadaan. Dengan melakukan satu hal, sebenarnya kita dapat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Bersama komunitas 1000 Guru Surabaya, kami tergabung dalam Traveling and Teaching 8 (TnT #8). SDN Ngepung 1 Nganjuk adalah tujuan kami. Tanggal 1 april kami berangkat di Surabaya dan dijadwalkan tanggal 2 akan melakukan teaching. Lalu berlanjut tanggal 3 melakukan traveling di daerah tersebut.



Apa yang membuat saya tertarik untuk mengikuti kegiatan ini?
Pertama, saya ingin menjadi manusia yang bermanfaat untuk lingkungan dan orang-orang di sekitar saya. Walau tak banyak yang bisa saya lakukan, tapi paling tidak saya mau mencoba untuk memberi manfaat untuk lingkungan dan orang lain di sekitar saya.

Kedua, saya sangat menyukai anak kecil. Melihat tawa mereka, bermain bersama mereka, bercanda dengan mereka adalah hal sangat sederhana yang ingin terus saya rasakan.

Ketiga, apalagi kalau bukan ada embel-embel traveling-nya. Hampir setiap hari begulat dengan tugas di perkuliahan membuat saya ingin mencari pelarian, yaitu berwisata menikmati alam yang Tuhan suguhkan.



Perjalanan dimulai.
1 April 2016 jam 19.00 kami mulai berkumpul di pelataran Graha Pena. 4 tim 1000 guru, 11 relawan pengajar, dan 2 dokumentator memulai perjalanan jam 21.30 untuk menuju desa Sumbermiri, Nganjuk. Di perjalanan, kami menikmati waktu untuk mengenal satu sama lain dengan berbagi cerita dan tawa. Sekitar jam 02.00 kami sampai di tempat tujuan setelah membelah hutan di tengah malam. Desa tersebut cukup berada di pelosok. Udara di sana cukup dingin tapi tak membuat semangat kami luntur untuk memulai kegiatan di esok hari. Beberapa jam sebelum kegiatan dimulai, kami mengistirahatkan badan sejenak di Balai Desa setempat.


Jumat, 16 Oktober 2015

Nyampah Itu Gak OK

Hai. Apa kabar kamu hari ini? Alhamdulillah, setelah lebih dari 1 bulan, hari ini saya mencoba memanfaatkan waktu yang ada buat nge-blog sebentar. Sama seperti sebelumnya, saya mencoba sharing mengenai kegiatan-kegiatan saya. Maunya nulis fiksi lagi tapi kok ya masih belum ada waktu buat "mikir". Next time semoga sempat, ya. Hehe

Beberapa waktu yang lalu, HiLo Green Community Surabaya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan komunitas-komunitas yang ada di Surabaya. Kegiatan ini diadain sama "Sobat Bumi Surabaya" bertemakan "REMOVE" atau Resik-resik Mangrove. Hm, resik-resik mangrove? Kira-kira apa yang teman-teman pikirkan? Bersih-bersih mangrove? Jelas. Tapi gimana caranya? Pakek sapu? Di darat apa laut, ya? Bukan, bersih-bersihnya pakek tangan, bukan sapu. Soalnya bukan bersih-bersih debu. Tapi kita "nyampah". Resik-resik ini dilakuin di pesisir mangrove Wonorejo. Kurang lebih ada 10 komunitas yang terlibat di acara ini. Bersih-bersih mangrove dilakuin sekitar 2 jam. Dan tau berapa sampah yang didapat? Banyak banget! Parah! Trash bag dan karung sebanyak 20 biji gak bakal muat buat ngangkut sampah segitu banyaknya ke daratan.

Minggu, 06 September 2015

Gradasi Biru Langit dan Pantai Kedung Tumpang

“Travel is the only thing you buy that makes you richer.” – Anonymous

Saya sangat setuju dengan quote di atas. Traveling, touring, ataupun backpacker menurut saya tak membuat seseorang menjadi miskin. Tapi malah membuat seseorang menjadi kaya. Sebab pengalaman tak pernah bisa dibeli dengan uang. Kedamaian melihat lukisan Tuhan indah tiada duanya. Lekukan bukit, rimbunnya pepohonan, ombak laut yang bergulung-gulung tak akan pernah bisa dibeli apalagi dibuat oleh manusia.

Desember 2014 kemarin, saya berkesempatan touring ke Pacitan. Baca di sini. Target saya setelah melakukan touring itu, saya ingin kembali ke Pacitan di tahun 2015 sebab saya belum meng-explore Pacitan secara keseluruhan. Tak bermain air laut rasanya tak lengkap. Dan alhamdulillah, Mei 2015 saya kembali lagi ke Pacitan. Lalu, 3 bulan setelah itu saya pun punya keinginan lagi buat melakukan perjalanan. Kali ini saya memilih Tulungagung sebagai tujuan perjalanan selanjutnya.

Saya tak sendiri. Maunya, saya bergabung dengan teman-teman di kelas lain untuk berlibur. Bareng sama cewek cowok kelas lain. Tapi karena sesuatu hal, akhirnya berangkat cuma berempat dan cewek-cewek semua. Oke, bukan masalah. Sebelumnya kami juga sudah memikirkan bagaimana kalau nemu case-case terburuk. Misal, kita gak dapet tumpangan ke pantai. So, harus jalan kaki (?). Tapi alhamdulillah ternyata ada temennya temen yang lagi touring juga dan akhirnya kami gabung sama mereka.


Minggu, 04 Januari 2015

Penutup Manis Akhir Tahun

Hai. Selamat gini hari. Gak kerasa, ya, ternyata 2014 udah abis. Dan buat menutup 2014 dengan manis, saya mencoba ngelakuin hal baru yang belum pernah saya lakuin. Apa itu?

Touring.

Saya menyebutnya manis sebab saya tak pernah melakukan sebelumnya. Selain itu melakukan ini bukan dengan mereka-mereka (TELKOM, SKI 2014, atau EBC).

Perjalanan ini dimulai hari jum'at tanggal 26 Desember 2014. Berangkat dari rumah, kemudian saya berlanjut ke Terminal Bungurasih, Sidoarjo. Ah, terminal. Kamu tahu? Baru kali ini saya naik bus sendirian dan untuk perjalanan yang cukup jauh pula. Ha ha. Terkadang lucu juga, umur sudah menginjak 21 tahun tapi naik bus sendirian belum pernah saya lakukan. Dan, yeay! Tahun 2014 saya bisa melakukan itu. Ha ha ha.

Oke, cukup. Lupakan naik bus sendirian di umur yang sudah menua seperti ini. Ah, cukup memalukan untuk saya melakukan kejujuran yang seperti itu. Ha ha.

Menunggu dari jam 07.00, akhirnya saya baru mendapat bus Panda jam 08.15. Sengaja saya memilih bus itu padahal bus lain tujuan Madiun sebenarnya amat banyak. Mengapa? Karena saya ingin menikmati semua perjalanan ini. Walaupun terkadang menunggu itu menjemukan bagi sebagian orang.

Sekitar jam 08.30, bus mulai meninggalkan pangkalan. Perjalanan cukup melelahkan pun dimulai. Macet bukan hal baru lagi di hari libur seperti ini. Yang bisa dilakukan di bus hanya duduk, duduk, dan duduk. Beruntunglah karena tak berdiri. Akhirnya jam 13.00 sampailah di Kota Madiun. Hampir 5 jam dihabiskan untuk perjalanan ini, padahal normal perjalanan Surabaya-Madiun sekitar 3-4 jam saja.

Sampai di sana, mampir bentar mendamaikan perut yang keroncongan dan menghabiskan senja di rumah saja. Malamnya, barulah menjelajah Kota Madiun. Saya suka malam, udara malam, dan sejenisnya itu. Sehingga saya tak mau menyia-nyiakan kesempatan manis itu. Mencoba angkringan yang ada, salah satunya. Selesai itu saya mengistirahatkan badan sebab esok harus menempuh perjalanan lagi ke Pacitan dan Ponorogo.

Sabtu, 27 Desember 2014

Kami memulai perjalanan jam 7 pagi dari Metesih, Jiwan, Madiun. Pacitan adalah tujuan utama kami, tepatnya pantai Klayar. Janji sudah kami susun dengan rapih, yaitu bertemu dengan beberapa teman kuliah di pantai yang berdekatan dengan Wonogiri, Jawa Tengah.

Matahari jam 7 pagi. Perjalanan dimulai

Selasa, 04 November 2014

Kumpulkan Skripsimu


#‎KumpulkanSkripsimu‬ acara yg digagas oleh Hilo dan Hilo Green Community akan dilaksanakan serentak 16 kota di Indonesia. Jadilah pahlawan lingkungan selagi masih sempat. Sebab berjuang di medan perang sudah tak mampu kita lakukan lagi.

Don't miss it, tanggal 9 November 2014 di CFD Bungkul mulai jam 7 pagi. Ajak teman, saudara, pacar, gebetan, keluarga, atau siapapun buat ikut berpartisipasi sama acara ini. Insya Allah bermanfaat, Gaes.

Sudah waktunya kita peduli lingkungan, untuk masa depan anak cucu kita. :)

More information :  
089990556895 - Fikri
089685441761 - Abi

Jumat, 15 Agustus 2014

Keliling Malang

Hai hai. Sekarang anak kuliahan masih masa-masa liburan, nih. Mau share seharian kemarin saya kemana aja. Hahaha.

Liburannya mahasiswa PENS tinggal 15 hari lagi. Masa liburan palingakhir, eh kuliahnya awal sendiri. Gak masalah, sih! Ini yang namanya perjuangan. Gak cuma cinta aja yang perlu diperjuangin, liburan pun juga. Wkwk.

Yuks, lanjut. Seharian kemarin saya dan 4 orang teman saya (Efril, Gaby, Bastomy, Adi) ke wilayah Malang. Rencana liburan kelas ke Sarangan, Magetan gagal. Jadi cari opsi lain; Malang. Kita berangkat dari Surabaya jam 07.30 WIB dan sampai wilayah Songgoriti sekitar jam 10.30 WIB. Tujuan pertama kita cari villa.

Kalau kalian masuk wilayah Songgoriti, banyak banget yang nawarin villa. Mungkin itu mata pencaharian mereka. Bagi kalian yang pengen nyari villa, cobalah nyari-nyari sendiri dan gak pakek “calo”. Kayak begitu menurut saya ada enak enggaknya, sih. Sebab villa di sana banyak. Kalau nyari satu demi satu sesuai spesifikasi yang kita pengen, sepertinya susah. Seharian mungkin nemu baru berapa biji. Jadi, kami memutuskan meminta bantuan ke bapak-bapak yang menawarkan jasanya. Yang kami pengen, villa murah dan ada tamannya. Masalah kamar berapa biji itu mah gampang. Tujuan yang kita datangi pertama, itulah yang terbaik. Haha, ngawur juga, sih. Tapi sepertinya memang terbukti. Kemarin kami mencoba membandingkan sekitar 5 villa. Dan ternyata pilihan malah jatuh ke tempat pertama. Buang-buang waktu? Engga, sih. Justru begitu kita bisa membandingkan dan ngerti beberapa villa dan tentunya si harga dari villa tersebut. Di sana dikasih harga per hari. Ada yang per hari 600.000, 850.000, dll. Nah, villa yang bakal dipakek nanti adalah Villa Ka We Be. Kami berencana makek villa 2 hari aja. Harga dari bapak pemilih villa ternyata 1.7 jt. Akhirnya cewek turun tangan. Tawar-menawar pun berlangsung, dan taraaaaa, kami dapat harga 1.5jt. Lumayan kan. Ada wifi, tv, taman, kamar 3, kamar mandi 2, dapur, ruang makan, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dll. Lengkap banget!

Villa D4TB'12 vacation part II

Senin, 11 Agustus 2014

HILO GREEN

Berjumpa lagi dengan saya. Kali ini gak share cerita fiksi dulu, ya, tapi mau bagi cerita aja mengenai kegiatan saya di musim liburan ini. :D

Beberapa waktu yang lalu, di twitter lagi ada info kegiatan tanam mangrove dan susur kali buat bersihin sampah di mangrove Wonorejo, Surabaya. Tanpa pikir panjang saya langsung daftar ke salah satu CP. Ternyata kegiatan ini diadakan sama Hilo Green Community Surabaya. Karena saya belum pernah ikut tanam mangrove, jadi ngerti ada acara beginian rasanya excited banget. Ke sana sendiri rasanya gak enak. Jadi seperti biasa saya meracuni teman yang sekiranya demen sama yang beginian.
 
Nyulik Dwiki dari Prodi sebelah
Acara dimulai hari Sabtu (9/8) jam 06.30 WIB. Kami berkumpul di pendopo pertama kawasan mangrove. Sebanyak 50 peserta dari berbagai universitas/politeknik dan SMA meramaikan acara ini dengan memakai dresscode berwarna biru. Waktu di pendopo saya kenalan sama mbak-mbak cantik ternyata lulusan kampus sebelah, ITS. Setelah tanya-tanya, ternyata jurusan Teknik Lingkugan 2009 tapi ternyata kerja di Metro TV biro Surabaya. Jomplang ya? Jadi pengen kayak mbaknya. :D *abaikan*

Sabtu, 09 Agustus 2014

Suroboyo Carnival

Hai, selamat pagi, siang, sore atau malam. Di mana pun kalian membaca tulisan ini. :D
Ternyata saya begitu lama tidak menyentuh si Abu *laptop* sejak kuliah semester 4 berakhir walaupun nilai belum keluar semua. Begitu pula dengan blog. Rasanya sekian lama sudah tak berjumpa. :D

Ngomong-ngomong tentang kuliah, seperti biasa, kampus saya liburannya paling akhir. Bahkan tanggal 27 Juli kemarin, H-1 lebaran saya masih berkeliaran di kampus. Tapi kalau itu emang kerajinan, sih. Hahaha. Juli sekitaran tanggal 20 kampus masih rame sama mahasiswa/i berbagai angkatan. Ada yang masih bergelut sama Tugas Akhir, nilai-nilai, ujian susulan, post test, ngurusin robot, dan tentunya satu yang gak ketinggalan; organisasi.

Satu minggu terakhir di bulan Juli sepertinya digunakan mahasiswa sebaik mungkin buat kumpul sama keluarga. Begitu pula dengan saya. Tapi sayangnya tahun ini gak mudik. Jadi ya akhirnya saya jaga Surabaya biar kotanya gak dibawa lari sama keong. :D

Hari H lebaran (28/7), seperti biasa kita silaturahim atau salam-salaman ke orang-orang di sekitar kita. Kalau di Surabaya disebutnya “unjung-unjung”. Berhubung saudara jauh semua; Ponorogo, Kediri, Madiun, Jombang, sama Jember, walhasil saya dan keluarga cuma muter di deket-deket rumah. Gak sampek seharian unjung-unjung di sini kecuali kalau emang keluarganya banyak yang di sini. Karena saya tipe orang yang gampang bosen kalau di rumah, jadi saya memutar otak. “Mau kemana malam ini?”. Taraaaaaa. Ternyata malam lebaran kemarin, SCNM (Suroboyo Carnival Night Market) udah dibuka. Sebelumnya gak ada planning bakal ke sana. Daripada diem di rumah dan gak dapet wangsit sepeserpun, mending cari keramaian di daerah A.Yani itu. Akhirnya terbanglah saya dan salah seorang teman saya ke salah satu icon Surabaya selain THR (Taman Hiburan Remaja) atau sekarang disebut TRS (Taman Remaja Surabaya). FYI, sekarang icon Surabaya bertambah. Ada TRS, SCNM, dan sebentar lagi, denger-denger 2015 bakal diresminak Universal Studio di Kenjeran Park. Wow! Gak mau kalah sama kota lain. :D